Ahlan Wa Sahlan di Website Official Perguruan MD Fathahillah

Siapa yang sangka, desa kecil Baregbeg Ciamis, justru memiliki sekolah islam yang maju.

06 Sep

Siapa yang sangka, desa kecil Baregbeg Ciamis, justru memiliki sekolah islam yang maju.

Sadar akan landasan agama yang kuat bisa menjadi benteng ampuh dalam meredam hal negatif maka, keluarga Professor Haji Dede Kusmana, membangun pendidikan di tempat ini agar para generasi muda bisa maju dengan diringi ahlak yang baik.

SuratDunia ; Di jaman yang serba maju dengan teknologi yang semakin berkembang, pendidikan agama menjadi salah satu kunci yang bisa menghindari khususnya generasi muda dari pengaruh buruk yang terkadang tak bisa diawasi secara mudah. Dasar agama yang kuat diyakini bisa menjadi benteng ampuh dalam meredam hal-hal berbau negatif sekaligus siap menghadapi beragam tantangan maupun rintangan.

Masjid Al Fath

Menyadari pentingnya pendidikan agama disertai wawasan yang luas, perguruan islamic boarding school MD Fathahillah, berupaya untuk selalu membangun dan menyiapkan para generasi muda muslim untuk istiqomah mencintai Alquran. Cinta Alquran yang dibarengi dengan wawasan pengetahuan, kesehatan dan sikap baik, sholeh.

Yang menarik dari perguruan islam ini adalah, terdapat di desa kecil. Namun ketika memasuki sekolah ini, akan terlihat bangunan kokoh, asri dan yang terpenting bersih. Bagi perguruan MD Fathahillah, kebersihan merupakan moto hidup yang harus selalu dipegang, karena sesuai dalam agama, bersih merupakan bagian dari iman. Karena itu para santri di pesantren dan juga murid sekolah kejuruan di sini, sangat ditekankan mengenai tanggung jawab dalam memelihara lingkungan perguruan, yang nantinya akan menjadi bagian dari kebiasaan hidup selanjutnya. Maka sangatlah terasa kenyamanan ketika kita memasuki lingkungan perguruan islamic school ini.

Asrama Santri

Menurut Koordinator Pendidikan MD Fathahillah, Andang Heryahya, yang saat ini sedang menempuh pendidikan doktorat, salah satu wujud program perguruan islam di sini adalah bisa menghapal tiga puluh zuz Alquran, serta pembentukan jasmani dengan mengadakan berbagi eskul olah raga, seperti pencak silat misalnya. Kesehatan menjadi penting, karena tubuh yang sehat akan membantu kekuatan setiap santri dan murid di sini untuk menimba ilmu. Tak heran karena pemilik dari perguruan MDF ini adalah seorang professor kardiologi, karena itu kerap program kesehatan selain diterapkan dalam perguruan juga kadang diadakannya pemeriksaan gratis kepada warga setempat di perguruan MDF ini.

Pembina MDF

Bagi Perguruan islam ini mengantarkan anak-anak didik mereka menjadi anak sholeh dengan menghapal 30 zuz, selalu shalat berjamaah, tidak merokok, santun kepada orangtua, sesama manusia, memiliki wawasan yang luas dan bisa bergaul dan senang berteman dengan siapapun tanpa melupakan ahlak sebagai seorang muslim.

Perguruan islam ini sebenarnya sudah berdiri sejak lima tahun, yaitu berupa pesantren MDF. Dan kini berkembang dengan bertambahnya sekolah kejuruan menengah ke atas. Perkembangan ini diresmikan oleh Wakil Gubernur Jawa Barat, H. Deddy Mizwar. Demiz mengaku bangga sekaligus terkesan dengan konsep dan komitmen yang terus digelorakan pengelola lembaga pendidikan MDF ini. Menurutnya ditengah pesatnya kemajuan berita teknologi terbaru saat ini, orangtua tidak bisa terus menerus mengawasi dan memperhatikan anak saat menggunakan HP. Karena, rawan mengakses informasi yang negatif. Karena itu menurut Demiz, agar akhlak generasi muda kita tidak mudah terpengaruh hal negatif, maka disinilah diperlukannya pendidikan agama di setiap sekolah. Pendidikan agama yang baik, yang bisa membuat para generasi muda memahaminya, menjadikannya sebagai tameng dan benteng menepis hal negatif.

Perguruan MD Fathahillah, memang menekankan kepada pentingnya ilmu kepada para anak-anak didik mereka. Ilmu agama dan ilmu pengetahuan yang luas. Karena berilmu merupakan kewajiban bagi setiap umat islam yang disertai dengan iman dan ahlak yang mulia. Para pengajar pendidikan di perguruan ini, adalah lulusan S2 dan beberapa merupakan lulusan dari luar negeri, Korea dan Al Azhar Kairo.

Berdirinya perguruan ini, membawa kemajuan bagi desa Baregbeg, karena kini desa kecil ini memiliki sebuah mesjid yang berdiri dengan kokoh juga sekolah islam yang muridnya berdatangan dari berbagai daerah. Dan salah satu yang menarik adalah, Ketua Yayasan dari Perguruan MDF ini justru adalah seorang ibu dari tiga anak. Merasa betapa pendidikan sangatlah penting bagi perkembangan seorang anak inilah yang mendorong Ibu Hajjah Lies Kusmana, berkeinginan untuk membangun para anak bangsa menjadi generasi yang baik dan berguna.

Masjid Al Fath

Perguruan Islamic School MD Fathahillah:
JL. Pesanggrahan Desa Saguling. Kecamatan Baregbeg. Kabupaten Ciamis.

 

Sumber : https://www.suratdunia.com/articles/31

Write a Reply or Comment