Peluncuran Atologi Puisi Sajak Warna

Ciamis, 29 Maret 2018 SMK MD Fathahillah Launching Antologi Puisi “Sajak Warna”. Buku tersebut merupakan kumpulan puisi original karya siswa kelas X dan guru Bahasa Indonesia SMK MD Fathahillah. Menurut Susi Susanti, S.Pd. selaku guru Bahasa Indonesia launching buku tersebut merupakan upaya untuk memperkenalkan dan meningkatkan kecintaan siswa terhadap sastra. Acara launching antologi puisi “Sajak Warna” berlangsung pada pukul 13.00-15.00 di aula SMK MD Fathahillah, Baregbeg, Ciamis. Adapun rangkaian acaranya adalah pembukaan, inti (yang mencakup pembacaan puisi guru dan siswa, serta penampilan musikalisasi puisi), dan penutup. Acara Launching Antologi Puisi “Sajak Warna”yang diselenggarakan oleh siswa dan guru bahasa Indonesia SMK MD Fathahillah mendapatkan apresiasi luar biasa dari seluruh guru dan kepala sekolah SMK MD Fathahillah yaitu Bapak Dede Enan, S.Pd, beliau berharap buku yang sudah launching tersebut bisa disimpan di perpustakaan sekolah dan pesantren agar dapat dijadikan contoh atau referensi untuk siswa di masa yang akan datang. (Susanti Mopeneur)

 

Meriahnya Majlis Ta’lim BKMM di Al Fath

Alhamdulillah pelaksanaan Majlis Ta’lim BKMM Kecamatan Baregbeg yang bekerjasama dengan Yayasan MD Fathahillah bertempat di Masjid Al Fath komplek Perguruan Islam MD Fathahillah (Saguling Baregbeg Ciamis) dapat terlaksana dengan meriah dan khidmat. Majlis Ta’lim BKMM ini merupakan agenda bulanan dan untuk bulan ini dilaksanakan pada tanggal 10 Februari bertempat di Masjid Al Fath dengan penceramah KH. Dr. Anwar Sanusi yang merupakan Ulama dan Da’i Internasional sekaligus Pengasuh Pesantren Moderen Lembah Arafah Bogor Jawa Barat. Para jama’ah yang hadir yang didominasi oleh ibu-ibu cukup antusias karena pada Majlis Ta’lim kali ini suasana tempat yang berbeda (biasanya bertempat di Islamic Center Baregbeg).

Majlis Ta’lim juga tambah meriah dengan banyaknya pedagang yang berjualan disekitar lokasi pengajian karena ini merupakan agenda rutin bulanan yang banyak jama’ahnya dan tidak disia-siakan kesempatan ini oleh para pedagang. Semoga dengan adanya Majlis Ta’lim yang bertempat di Masjid Al Fath ini membawa keberkahan bagi semua pihak.

Ayo Lari Pagi Bersama Santri

Ahad, 22 Oktober 2017. Para Santri dan Pengurus Pesantren Tahfizh Qur’an MD Fathahillah melaksanakan Olahraga Lari untuk menjaga Kesehatan dan kebugaran Tubuh, Lari pagi yang berjarak -+ 2,5 Km dilingkungan Pondok Pesantren Tahfizh Qur’an MD Fathahillah langsung dipimpin Oleh Pimpinan Pesantren (Ust.Dadang Musadad,Lc.).

Lari Pagi ini akan terus dibiasakan sesuai jadwal, guna untuk menjaga Kesehatan dan Kebugaran Tubuh para Santri dan Pengurus Pesantren, juga sebagai sarana untuk lebih dekat dengan masyarakat  sekitar dan secara tidak langsung memberi contoh, agar masyarakat ikut menjaga kesehatan dan kebugaran Tubuh, salah satunya adalah dengan Lari Pagi.

Olahraga lari tidak hanya murah, tapi juga mudah dan bisa dilakukan kapan saja. Lari memiliki banyak manfaat bagi tubuh, seperti memperlancar aliran darah, meningkatkan kesehatan dan kebugaran tubuh. Di samping itu, lari juga dapat memicu pengeluaran hormon dan enzim yang merangsang jantung dan otot bekerja lebih baik.

Rukyat Dunia (World Hilal)

(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). karena itu, Barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, Maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan Barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), Maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur.

(QS. Al Baqoroh: 185)

Arti Syahida : menghadiri atau menyaksikan sesuatu dengan mata kepala atau mata hati. Arti tersebut berkembang, antara lain “bukti’,’sumpah’, ‘gugur di medan perang’, ‘alam nyata’, ’pengakuan’, dan ‘surah keterangan’. (Munir al Baalbaki , Dr Rohi Baalbaki, Kamus al Maurid. Halim Jaya, 2006, hal 523) ( I.Sahabuddin Editor .Ensiklopedia Al-Qur’an , 2007. Lentera Hati, buku 3, hal 934-9350).

Sehingga ayat tersebut dapat diterjemahkan sebagai “Barangsiapa di antara kamu mempunyai BUKTI (bahwa bulan sudah terlihat dengan memakai perangkat yang diakui keakuratannya/sahih ) di bulan itu, maka hendaklah berpuasa dstnya.

Al Qur’an diturunkan pada abad ke VI , 40 tahun setelah Rasulullah saw lahir (571 M). Dapat dibayangkan keadaan masyarakat saat itu, termasuk bagaimana cara menentukan penanggalan yang menggunakan system Qomariyah (Bulan)

Ilmu Astronomi belum berkembang, maka wajar Rasullulloh saw menyampaikan :

Dari Ibnu Umar ra., ia berkata: Nabi saw.pernah menyingung-nyinggung tentang bulan Ramadhan sambil mengangkat kedua tangannya dan bersabda: “Janganlah kamu berpuasa sebelum kamu melihat awal bulan Ramadhan, dan janganlah kamu berbuka sebelum kamu melihat awal bulan Syawal. Apabila kamu tertutup oleh awan, maka hitunglah (jumlah harinya tiga puluh hari ). (Hadist no 781, Terjemah Hadist Shahih Muslim, Penerbit Husaini Bandung, hal 478, 2002 ).

Penduduk Muslim di Dunia

Mari kita cermati dulu jumlah penduduk dunia pada tahun 2010 sekitar 1, 6 miliar . dengan kenaikan di benua Amerika dari 0,3 % ( 5,2 juta ) menjadi 0,5 % (10, 9 juta) atau 100 %, dengan total jumlah seluruh dunia meningkat menjadi 2,1 Mliar pada tahun 2030. Jumlah penduduk berarti pada saat bulan Ramadhan tiba maka semakin banyak yang berpuasa. Kewajiban melaksaakan ibadah Saum (puasa) berlaku untuk ummat Islam di seluruh Dunia, berarti dimanapun berada dapat melihat, bersaksi bahwa ia telah mengetahui awal Ramadhan.

PlanetKriteria DanjonGambar ini menunjukan Bulan dapat dilihat hanya dari daerah dalam bentuk sesuai kapan dilihat, dengan ketentuan merupakan hasil pantulan cahaya matahari ke bumi. Oleh karena itu Bulan yang telihat akan berubah dari bentuk Bulan Sabit menjadi Bulan Purnama. Jarak rata-rata dari Bumi ke Bulan adalah 384,400 km. (Sun Rays =Sinar Matahari , New Moon –bulan baru waxing Cresent –bulan sabit naik, First Quarter –Bulan seperempat dstnya sampai Full Moon Bulan Purnama terus mengecil dan hilang). Mata manusia kemampuannya terbatas, sehingga tidak mungkin untuk melihat dengan jelas awal bulan., dengan mata biasa Bulan dapat dilihat sekitar 7 derajat diatas horizon.

Dengan tehnik Astrofotografy dengan tinggi Hilal lebih dari 2 derajat, dapat direkam Gambar Konyugasi sehingga Hari Esok sudah masuk dalam Bulan Baru.

Workshop

Hasil Pengamatan dan Pemotretan ( Bukti yang dapat disaksikan memakai alat ) dapat dilihat oleh siapa saja dengan bantuan siaran Televisi di seluruh Dunia. Dengan demikian tidak akan terjadi perbedaan dalam menetukan awal Ramadhan.

Bahwa tehnik astrofotografy belum ada saat Rasulullah saw, tentu saja karena ilmu pengetahuan termasuk Astronomy dan Fotografy belum secanggih sekarang. Contoh lain yang lebih hebat adalah Firman Alloh saw dalam Surah Ar-Rahman :

“Maka apabila langit telah terbelah dan menjadi merah mawar seperti (kilapan) minyak.” (QS 55:37)

Pada zaman Rasulullah saw, tentu arti ayat itu sangat sukar dipahami, tetapi dengan memakai Teropong Hubble maka Firman Alloh itu benar. Artinya kebenaran Al Qur’an tidak kita sangsikan. Oleh karena itu dalam memahami ayat 185 Surah Albaqarah dan Hadis Rasululloh saw tidak bertentangan. Astronomi (lmu Astronomi/Falaq , makin berkembang di kalangan sarajana Muslim).

Gambar. Mawar Merah dan Teropong Hubble (1999/2000 )

Alloh SWT yang Maha Mengetahui telah menyampaikan kebenaran bahwa menyaksikan bulan sudah terlihat dengan memakai teknologi adalah benar, sehingga mempersatukan Ummat Islam di seluruh Dunia Islam sudah tersebar di Dunia maka setiap ummat mempunyai hak untuk memperoleh bukti Bahwa Hilal sudah terlihat (terpotret), dan bukan hanya milik ummat Islam di Indonsia, atau di Malaysia, atau di Saudia, atau Eropa, atau Amerika, tetapi di seluruh Dunia. Para Ulama dan Cendekiawan di seluruh Dunia bersatulah, segera, memuwujudkan WORLD HILAL dengan memakia teknologi yang tepat untuk mempersatukan ummat, dan menunjukkan kebenaran Al Qur’an. Aamiin, Insya Allloh.

“Saya optimis masalah perbedaan yang selama ini terjadi, akan bisa teratasi dengan cara dan atau melalui ilmu pengetahuan dan teknologi. Saya sanga yakin perbedaan umat Islam di Indonesia bisa disatukan,” kata Din. (www.sangpencerah.com )

Sementara itu, penggagas metode Astrofotografi sendiri mengatakan, astrofotografi ini mampu dijadikan sebagai solusi penyatuan hisab dan rukyat. Bahkan, Agus sangat yakin, metode yang digagasnya itu bisa memberi hasil yang sama antara metode hisab dan rukyat. Melihat bulan dalam Hadis Rasululloh saw, melihat bulan dengan bantuan perangkat teknologi.

CASA n NASA

CASA dan NASA dipertemukan di Surabaya. Tgl 26-28 April 2014 ada agenda istimewa di Surabaya yakni Workshop Astrofotografi yang dipandegani Pak Ir. Agus Mustofa d an team di Padma Press. Acara ini mengundang secara khusus, pawang astrofotografi kelas dunia yakni Thierry Legault. Alasan pak Agus mengundang beliau adalah karena nama Thierry dijadikan nama asteroid dan dia pemegang rekor foto bulan sabit siang hari dengan elongasi terkecil. (http://blogcasa.wordpress.com/2014/05/29/casa-dan-nasa/#more-2370).

Metodologi astrofotografi ini berdasar Rukyah Qobla Ghurub (RQG). “Sekarang kita coba cermati pada sidang isbat tahun 2010, karena perbedaan pandangan, sidang diwarnai walk out. Kemudian tahun 2012, ada yang tidak hadir. Dan pemandangan yang sama juga terjadi di tahun 2013. Terlepas salah atau benar ternyata sidang isbat sudah tidak mampu lagi menjadi media pemersatu umat,” terang penulis buku berjudul: Jangan Asal Ikut-Ikutan Hisab dan Rukyat itu.

Foto pertama dari objek astronomi (bulan) diambil pada tahun 1840, tapi tidak sampai akhir abad ke-19 bahwa kemajuan teknologi memungkinkan untuk fotografi bintang yang lebih rinci. Selain mampu merekam secara detail benda seperti Bulan, Matahari, dan planet-planet, astrofotografi memiliki kemampuan untuk merekam objek gambar tidak terlihat oleh mata manusia seperti bintang redup, nebula, dan galaksi. ( Tablod 99.com, diunduh 14 Mei 2014 )

Dalam penelitian astronomi profesional, fotografi merevolusi lapangan, dengan eksposur lama merekam ratusan ribu bintang baru dan nebula yang tak terlihat oleh mata manusia, yang mengarah ke teleskop optik khusus dan semakin besar yang pada dasarnya besar “kamera” yang dirancang untuk mengumpulkan cahaya untuk direkam pada film.

Simpulan :

Al-Qur’an, Firman Allah swt telah memberi tahu kita bahwa Penetapan Awal Ramadhan dapat disaksikan melalui perangkat teknologi modern sehingga seluruh Ummat Islam di seluruh Dunia dapat melaksanakan Saum secara bersama. World Muslim Ru’yah, Insya Allloh dapat dilakukan. Aamiin

(Dede Kusmana, Pesantren Tahfizh Qur’an, MD Fathahillah, Saguling, Ciamis )

Rujukan :

Al Qur’an , Mushaf Al Firdaus , Al Fadihllah, 2012
Workshop Astrofotografy, http://blogcasa.wordpress.com/2014/05/29/casa-dan-nasa/#more-2370).
Achmad Sunarto,Kumpulan Hadis Sahih Muslim, hadis no 781 .Pener bit Husaini, Bandung, 2002..
Graphic muslim people in http://www.pewforum.org/files/2012/07/MDII-graphics- webready-02.png (diunduh melalui samsung galaxy grand prime14 Juni 2014)
From Quran Surat Ar-Rahman Ayah 37 and the Hubble Telescope via NASA See the attached picture file, the RED ROSE NEBULA, see what Quran said at Surah 55 (Ar-Rahman), Ayah 37!We see it now in the years 1999/2000! and Quran mentioned it almost 1400 years ago. The picture is taken by the NASA Hubble Space Telescope of the “Cat’s Eye Nebula.” It is an exploding star 3,000 lightyears away. They should have called it the “Oily Red Rose Nebula.” As the Quran states in Ar-Rahman, “When the sky is torn apart, so it was (like) a red rose, like `ointment.” Quran[Surah55:Ayah37]Red –Roses .http://www.dr-umar-azam.com/aspects_of_islam/index.htm.
Munir al Baalbaki , Dr Rohi Baalbaki, Kamus al Maurid. Halim Jaya, 2006, hal 523)
I.Sahabuddin Editor .Ensiklopedia Al-Qur’an , 2007. Lentera Hati, buku 3, hal 934-9

Berteman dengan Al-Quran

Bismillahirrahmanirrahim.
Ciamis, 16 Oktober 2017, seperti biasa setiap hari Senin Pengurus dan Para Santri Tahfizh Qur’an MD Fathahillah mengikuti Apel Pagi dengan tertib, bertindak selaku Pembina apel kali ini adalah Ust. Dadang Musadad,Lc. (Pimpinan Pesantren Tahfizh Qur’an MD Fathahillah).

Beliau menyampaikan bahwa pertemanan sejati seseorang ialah pertemanan yang menciptakan kedekatan dan menumbuhkan keharmonisan, satu sama lain mengenal sosok dan kepribadiannya, hampir layaknya suami istri, ia sampai mengetahu karakter pasangannya, terkadang bahkan rahasia pribadinya pun. Demikian halnya dengan Al-Qur’an, manakala kita banyak bersama Al-Qur’an; membaca, menghapal, mentadabburi isi kandungannya, maka akan banyak mendapatkan rahasia (sirr), keagungan dan kemuliaan Al-Qur’an. Semakin kita dekat, kita gali, akan semakin banyak pula meraih apa yang terdapat dalam Al-Qur’an.

Mari sejenak kita merenung sembari mengevaluasi/bermuhasabah, apakah teman yang dekat dengan kita? Hp ataukah Al-Qur’an ? Pekerjaan ataukah Al-Qur’an ? TV ataukah Al-Qur’an ? Sampai saat ini sudah sejauh mana pengorbanan kita untuk Al-Qur’an? membacanya, menghafalnya, mentadabburi isi kandungan dan mengamalkannya. Pada salah satu ceramahnya,  Ust.Adi Hiyata,Lc. menyampaikan bahwa termasuk anugerah terindah yaitu jika anggota keluarga kita salah satunya ada yang hapal Al-Qur’an, terlebih jika semuanya, keberkahan insya Allah berlimpah. Mudah –mudahan kita semua diberikan kekuatan serta hidayah oleh Allah sehingga dapat terus berteman, bersahabat, berdekatan dengan Al-Qur’an, kebaikan dan keberkahan pun menghiasi dan menyertai hidup kita. Aamiin Yaa Rabbal ‘Aalamiin.

Siapa yang sangka, desa kecil Baregbeg Ciamis, justru memiliki sekolah islam yang maju.

Sadar akan landasan agama yang kuat bisa menjadi benteng ampuh dalam meredam hal negatif maka, keluarga Professor Haji Dede Kusmana, membangun pendidikan di tempat ini agar para generasi muda bisa maju dengan diringi ahlak yang baik.

SuratDunia ; Di jaman yang serba maju dengan teknologi yang semakin berkembang, pendidikan agama menjadi salah satu kunci yang bisa menghindari khususnya generasi muda dari pengaruh buruk yang terkadang tak bisa diawasi secara mudah. Dasar agama yang kuat diyakini bisa menjadi benteng ampuh dalam meredam hal-hal berbau negatif sekaligus siap menghadapi beragam tantangan maupun rintangan.

Masjid Al Fath

Menyadari pentingnya pendidikan agama disertai wawasan yang luas, perguruan islamic boarding school MD Fathahillah, berupaya untuk selalu membangun dan menyiapkan para generasi muda muslim untuk istiqomah mencintai Alquran. Cinta Alquran yang dibarengi dengan wawasan pengetahuan, kesehatan dan sikap baik, sholeh.

Yang menarik dari perguruan islam ini adalah, terdapat di desa kecil. Namun ketika memasuki sekolah ini, akan terlihat bangunan kokoh, asri dan yang terpenting bersih. Bagi perguruan MD Fathahillah, kebersihan merupakan moto hidup yang harus selalu dipegang, karena sesuai dalam agama, bersih merupakan bagian dari iman. Karena itu para santri di pesantren dan juga murid sekolah kejuruan di sini, sangat ditekankan mengenai tanggung jawab dalam memelihara lingkungan perguruan, yang nantinya akan menjadi bagian dari kebiasaan hidup selanjutnya. Maka sangatlah terasa kenyamanan ketika kita memasuki lingkungan perguruan islamic school ini.

Asrama Santri

Menurut Koordinator Pendidikan MD Fathahillah, Andang Heryahya, yang saat ini sedang menempuh pendidikan doktorat, salah satu wujud program perguruan islam di sini adalah bisa menghapal tiga puluh zuz Alquran, serta pembentukan jasmani dengan mengadakan berbagi eskul olah raga, seperti pencak silat misalnya. Kesehatan menjadi penting, karena tubuh yang sehat akan membantu kekuatan setiap santri dan murid di sini untuk menimba ilmu. Tak heran karena pemilik dari perguruan MDF ini adalah seorang professor kardiologi, karena itu kerap program kesehatan selain diterapkan dalam perguruan juga kadang diadakannya pemeriksaan gratis kepada warga setempat di perguruan MDF ini.

Pembina MDF

Bagi Perguruan islam ini mengantarkan anak-anak didik mereka menjadi anak sholeh dengan menghapal 30 zuz, selalu shalat berjamaah, tidak merokok, santun kepada orangtua, sesama manusia, memiliki wawasan yang luas dan bisa bergaul dan senang berteman dengan siapapun tanpa melupakan ahlak sebagai seorang muslim.

Perguruan islam ini sebenarnya sudah berdiri sejak lima tahun, yaitu berupa pesantren MDF. Dan kini berkembang dengan bertambahnya sekolah kejuruan menengah ke atas. Perkembangan ini diresmikan oleh Wakil Gubernur Jawa Barat, H. Deddy Mizwar. Demiz mengaku bangga sekaligus terkesan dengan konsep dan komitmen yang terus digelorakan pengelola lembaga pendidikan MDF ini. Menurutnya ditengah pesatnya kemajuan berita teknologi terbaru saat ini, orangtua tidak bisa terus menerus mengawasi dan memperhatikan anak saat menggunakan HP. Karena, rawan mengakses informasi yang negatif. Karena itu menurut Demiz, agar akhlak generasi muda kita tidak mudah terpengaruh hal negatif, maka disinilah diperlukannya pendidikan agama di setiap sekolah. Pendidikan agama yang baik, yang bisa membuat para generasi muda memahaminya, menjadikannya sebagai tameng dan benteng menepis hal negatif.

Perguruan MD Fathahillah, memang menekankan kepada pentingnya ilmu kepada para anak-anak didik mereka. Ilmu agama dan ilmu pengetahuan yang luas. Karena berilmu merupakan kewajiban bagi setiap umat islam yang disertai dengan iman dan ahlak yang mulia. Para pengajar pendidikan di perguruan ini, adalah lulusan S2 dan beberapa merupakan lulusan dari luar negeri, Korea dan Al Azhar Kairo.

Berdirinya perguruan ini, membawa kemajuan bagi desa Baregbeg, karena kini desa kecil ini memiliki sebuah mesjid yang berdiri dengan kokoh juga sekolah islam yang muridnya berdatangan dari berbagai daerah. Dan salah satu yang menarik adalah, Ketua Yayasan dari Perguruan MDF ini justru adalah seorang ibu dari tiga anak. Merasa betapa pendidikan sangatlah penting bagi perkembangan seorang anak inilah yang mendorong Ibu Hajjah Lies Kusmana, berkeinginan untuk membangun para anak bangsa menjadi generasi yang baik dan berguna.

Masjid Al Fath

Perguruan Islamic School MD Fathahillah:
JL. Pesanggrahan Desa Saguling. Kecamatan Baregbeg. Kabupaten Ciamis.

 

Sumber : https://www.suratdunia.com/articles/31

Sambutan Ketua YMDF dan Pembina

Bismillahirrahmannirrahiim, Alhamdulillahirrobbil alaamiin, Alluhumma sholi ala sayidina  Muhammad, wa ala ali sayidina Muhammad, wa alihi wa shohbihi ajma’in. Puji syukur kehadhirat Illahi Robbi, Salam dan Shalawat  semoga senantiasa terlimpah kepada junjunan kita, Nabi Muhammad saw, para sahabat yang setia termasuk kita, Insya Allah mendapat syafaat di yaumil akhir, Aamiin.

Terima Kasih atas  perkenan Bapak  Wagub Jawa Barat Bapak Deddy Mizwar, MSi. Bp. Prof. Dr. Didin Hafidhuddin, MSc, Bapak Bupati yang masih dalam perjalanan.  Bapak H. D. Iskandar,  Kepala Biro Pemda Propinsi Jabar, Bapak Ketua MUI, KH. Ahmad Hidayat, Bapak H. Didin Jalaludin dan istri,  Abah Maman, Para Alim -Ulama dan Tokoh Masyarakat. Yang saya hormati, Sahabat kami Bapak Prof Dr dr. Idris Idham, Bapak Prof. Dr. Harmani Kalim,  beserta para  Istri, para Alumni, Santri Tahfizh dan Siswi/siswa SMK  yang  saya banggakan, semua wargi anu sarumping, Paguyuban Jakarta dan Ciamis , seluruh Panitia dan  semua tamu, hadirin dan hadirat. Wilujeng Sumping. Marhaban Ahlan Wasahlan.

Komplek Perguruan ini dimulai dengan bangunan Pesantren Tahfizh Qur’an 2011, dilanjutkan menjadi Komplek yang terdiri dari Masjid Al Fath, Asrama, Rumah ustadz dan Guru, serta Bangunan SMK selama 2 tahun, dengan biaya hampir seluruhnya  dari Keluarga dan  sumbangan dermawan yang ikhlas tanpa meminta disampaikan namanya. Terima Kasih, hatur nuhun ka sadayana.

Perguruan Islam ini diberi nama MD Fathahillah, mengandung arti Kemenangan, Ampunan, Ketenangan dan Keimanan kepada siapapun yang menimba ilmu  di Perguruan ini, sesuai dengan surat Al Fath yang menghiasi Masjid dalam bentuk Kaligrafi. Allahu ya Aamiin .

1. Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu kemenangan yang nyata,

2. supaya Allah memberi ampunan kepadamu terhadap dosamu yang telah lalu dan yang akan datang serta menyempurnakan nikmat-Nya atasmu dan memimpin kamu kepada jalan yang lurus,

3. dan supaya Allah menolongmu dengan pertolongan yang kuat (banyak)

4. Dia-lah yang telah menurunkan ketenangan ke dalam hati (Qolbu) orang7orang mukmin supaya keimanan mereka bertambah di samping keimanan mereka (yang telah ada).

Setiap bayi lahir diberi nama, demikian juga suatu organisasi kemasyarakatan, sekolah ataupun perguruan, maka Perguruan ini diberi nama Perguruan Islam MD Fathahillah, sesuai dengan Surat Al Fath dan juga nama anak kami yang ke 3, Muhammad Danu Fathahillah almarhum, sehingga membedakan dengan nama Fathahillah lainnya, yang secara legal telah mendapat pengesahan dari Pemerintah/ Menhukam dan Kemenag Kabupaten Ciamis, dan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. Pada kesempatan ini kami haturkan terima kasih .

Pesantren Tahfizh khusus  di Desa Saguling, Kecamatan Baregbeg ini yang pertama berdiri termasuk di Kabupaten Ciamis, para Santri yang menimba Ilmu berasal dari seluruh Indonesia, mulai dari Aceh, Batam, Riau, Padang, Palembang, Banjarmasin, Balikpapan, Makasar, NTB, NTT, Tanggerang, Jakarta, Bogor, Subang, Garut, Cirebon, Cilacap, Tegal, Lamongan dan tentu Ciamis dan Tasikmalaya. Program Tahfizh  selama 2 tahun, selanjutnya Pengabdian 1 tahun dan meneruskan menjadi Musyrif atau Guru ditempat masing-masing. Tiga Santri melanjutkan ke Perguruan Tinggi. satu di NTB (Fakultas Tehnik Sipil) , satu di Bisnis Internasional (sekarang di Papua ), satu di UII Fakultas Hukum Islam, Yogyakarta. Program 2 tahun melalui seleksi ketat, maka menghasilkan 16 Santri  mampu menyelsaikan 30 juz dari 20 Santri atau 80 % mencapai target.

Sesuai dengan cita cita (visi) menjadi Perguruan Islam dengan unggulan Tahfizh berbasis ke-Ilmuan dan Profesionalisme maka tahun ini didirikan SMK Ekonomi Syariah Perbankan, BMT Syariah, Majlis Ta’lim, Tahfizh Anak-Anak, dan Insya Allah menyusul TA-UM (Tahfizh Usia Manula) buat yang sepuh–sepuh, Aamiin.

Pemerintah Desa Saguling, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis dan Propinsi Jawa Barat tentu merasa bangga dengan berdirinya Perguruan Islam MD Fathahillah, yang Insya Allah akan terus mendukung dan meningkatkan bantuan menjadi Perguruan Islam Nasional berbasis Tahfizh dan Ekonomi Syariah sehingga  dikenal secara Internasional. Bapak Wagub tadi menanyakan apakah sudah sampai Perguruan Tinggi? Insya Allah dengan bantuan Pemda Jawa Barat, kita do’akan beliau menjadi Gubernur sehingga beliau suatu saat  akan meresmikannya. Kita doa’kan beliau terpilih menjadi Guberenur, Aaamiin.

Ciamis sebagai Kota masyhur tempat  Pendidikan Santri yang mempunyai semangat  juang yang tinggi menjadi kebanggan masyarakat Jawa Barat dan Indonesia . Dari Ciamis kita Bangkit ! Allahu Akbar !

Terima kasih atas dukungan para Alim Ulama, tokoh masyarakat dan penduduk sekitar pesantren selama ini. Terima kasih para donatur yang hadir maupun yang tidak dapat hadir, namun mereka tetap mendoakan Perguruan Islam MD Fathahillah dan Insya Allah dilanggengkan sifat  kedermawannya, Aamiin. Terima kasih kepada Bapak Wagub Deddy Mizwar, Msi yang  berkenan memberikan kata Sambutan dan meresmikan Perguruan ini. Terima kasih kepada Bapak KH.Prof. Didin Hafidhuddin MS.c atas kesediaan menyampaikan Tausyiah kepada kami semua yang hadir. Selanjutnya kami mohon Bapak Wagub menyampaikan sambutan dan sekaligus meresmikan  Perguruan Islam MD Fathahillah, Hatur Nuhun.

Tidak ada gading yang tidak retak, mohon dibukakan pintu maaf atas kehilafan,  kekeliruan, kekurangan  dalam acara ini. Hapunten anu kasuhun.

Billahi Taufiq wal Hidayah , Wasalamualaikum wr wb.

Ketua dan Pembina YMDF

Malamku di Masjid Al Fath

Muhammad Rizkhon Al Qorni

(Santri Asal Tanggerang, Hapalan 9 Juz)

 

Semangat-semangat jangan menyerah
Bimbingan-Mu dan motivasi
Menggelayuti disetiap detik nafasku

Dibawah nanungan kubah mas dan empat menara Masjid Al Fath
Yang berselimut taman-taman bunga dan bringin kencana
Membuatku terasa tenang ketika menghapal

Pagi, siang, sore dan malam
Suara mengaji masih tetap terdengar dari dalam Masjid

Kerlap-kerlip bintang menghiasi malam
Ditemani dengan secangkir kopi panas agak berasap
Menemaniku dengan begitu hangat
Membuatku tak terasa bahwa telah larut malam

Aksi 212 ; Aksi Yang Membawa Berkah

Kalau ada yang nanya  aksi apa yang membawa berkah ? ya jawabanya adalah aksi 212, aksi  bela islam 212 yang di ikuti oleh jutaan umat islam di Indonesia. Ini bukan masalah harta namun ini bukti kecintaan kepada Al-Qur’an.

Ini bukan masalah politik namun ini masalah penistaan terhadap Kitab Suci Umat Islam. Kita bisa bayangkan Jutaan umat islam berkumpul di pusat ibu kota dengan satu tujuan, tanpa berebutan makanaan, minuman dan mereka saling membantu satu sama lain, bukan hanya itu taman ibu kota, kebersihan semuanya mereka jaga. Mereka datang dari berbagai daerah menuju ibu kota, dengan berbagai cerita, ada yang jalan kaki menuju ibu kota, ada yang naik bis namun di haling-halangi dalam perjalanan, ada yang nyewa pesawat, kreta dan alat tansportasi lainnya.

Bukan hanya itu para dermawan bersedekah berbagai makanan dan minuman bahkan barang-barang , ini semua mereka lakukan demi kecintaan kepada Al-Qur’an, kecintaan kepada agama Allah Swt. Ini bukan lagi manusia yang menggerakan namun Allah Swt mengetuk hati setiap orang beriman untuk berkerak menuju satu perjuangan membela Agama islam dan Kitabnya yang di nistakan. Tidak akan ada yang mau berjalan ratusan kilo meter tanpa tujuan dan iming-iming hadiah, namun kalau allah yang menggerakan walau tidak ad aiming-iming hadiah dari manusia namun ia rela kepanasan, kehujanan, kecapaian karena semua ini semata – mata Allah Swt yang menggerakan.

Buat apa cape-cape ke ibu kota, berdesak-desakan, hujan-hujanan, panas-panasan, mungkin sebagian orang ada yang berkata seperti itu namun orang yang hatinya terpanggil untuk membela Al-Qur’an semua itu tidak ada apa-apanya bahkan mereka mati pun sudah tidak takut, karena ini Al-Qur’an yang di perjuangkan.

Kalau kita bandingkan aksi 212 dengan aksi lain jauhnya beda malah pake jauh amet, mereka berjuang demi iming-iming duit atau dalam bentuk apapun itu, namaun 212 beda mereka tidak butuh itu karena mereka yakin itu semua tidak ada apa-apanya dibanding dengan berbagai nikmat yang allah berikan. Sehingga aksi 212 penuh dengan berkah, makanan dimana-mana, minuman dimana-mana, bahkan yang pulang bawa oleh-olehpun itu tidak harus beli dulu. Kebersihan terjaga, tanaman terjaga dan juga kesehatan pun dijaga oleh Allah Swt.
Semoga kita selalu ada dalam lindungan dan bimbingan Allah Swt selamanya Amin.

Alumni 212

Kaya Dengan Sedekah

Ayat-Ayat

Sedekah”Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya akan dilipat-gandakan (pembayarannya oleh Allah) kepada mereka; dan bagi mereka pahala yang banyak.” (QS.Al-Hadid:18)

“Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik, maka Allah akan melipatgandakan pembayaran kepadanya dengan kelipatan yang banyak, dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezeki) dan kepada-Nyalah kamu dikembalikan”. (QS. Al-Baqarah: 245)

“Dan apakah (kerugian) yang akan menimpa mereka jika mereka beriman kepada Allah dan hari akhirat, serta mereka mendermakan (sedekah) sebagian dari harta yang telah dikurniakan Allah kepada mereka?” (QS. An-Nisa:39).

“Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisik-bisikan mereka, kecuali (bisik-bisikan) orang yang menyuruh bersedekah atau berbuat kebaikan atau mendamaikan di antara manusia dan sesiapa yang berbuat demikian dengan maksud mencari keridaan Allah, tentulah Kami akan memberi kepadanya pahala yang amat besar” (QS. An-Nisa:114).

“Wahai orang-orang yang beriman! Sebarkanlah sebahagian dari apa yang telah Kami berikan kepada kamu, sebelum tibanya hari (kiamat) yang tidak ada jual beli padanya dan tidak ada kawan teman (yang memberi manfaat), serta tidak ada pula pertolongan syafaat dan orang-orang kafir, mereka itulah orang-orang yang zalim” (QS. Al-Baqarah:254).

Hadits-Hadits

Sedekah“Sesungguhnya sedekah seseorang walau hanya sesuap, akan dikembangbiakkan oleh-Nya seperti gunung, maka bersedekahlah.” (HR. Bukhari dan Muslim).

“Harta itu tidak akan kurang dengan disedekahkan.” (HR. Imam Muslim).

Dari Ali bin Abi Thalib r.a., Rasulullah saw. bersabda, “Segeralah bersedekah, sesungguhnya musibah tidak dapat melintasi (mendahului) sedekah.” (Razin, Misykât). Ali berkata: “Pancinglah rezeki dengan sedekah.” “Setiap awal pagi saat matahari terbit, Allah menurunkan dua malaikat ke bumi. Lalu salah satu berkata, ‘Ya Allah, berilah karunia orang yang menginfakkan hartanya. Ganti kepada orang yang membelanjakan hartanya karena Allah’. Malaikat yang satu berkata, ‘Ya Allah, binasakanlah orang-orang yang bakhil.” (Muttafaq ‘Alaih dari Abu Hurairah).

Ucapan Terimakasih Banyak Kepada Seluruh Donatur diantaranya :

1. Keluarga Bapak Prof.Nurul Akbar
2. Bapak Dr.Sunu
3. Bapak Dr.Muzakir
4. Keluarga Bapak Prof. Ali Sulaiman
5. Bapak Baburahman
6. Ibu Kus Puji Raharjo
7. Keluarga Bapak Prof. dr. Mutholib
8. Keluarga Prof. dr. Wiguno

yang telah mensedekahkan sebagian harta kekayaanya untuk keperluan Pondok Pesantren Tahfizh Qur’an MD Fathahillah, semoga Allah Swt membalas kebaikan ibu bapa dengan balasan kebaikan yang berlipat ganda. Amin